Tips Membuat Copywriting yang Menarik dan Berkonversi Tinggi

Tips Membuat Copywriting yang Menarik
Tips Membuat Copywriting yang Menarik

Supernews.id – Simak tips membuat copywriting yang menarik dan berkonversi tinggi ala tim Supernews.id.

Apa itu copywriting? Copywriting adalah suatu metode pembuatan materi yang biasanya berupa tulisan, tujuannya adalah mengajak calon konsumen untuk membeli atau memakai barang atau jasa yang diiklankan.

Untuk para pelaku digital marketing, copywriting adalah hal yang penting dan bisa menjadi kunci untuk mendapatkan pelanggan atau untuk meningkatkan konversi penjualan.

Copywriting adalah sebuah pekerjaan yang tidak sulit dilakukan. Untuk membuat sebuah copywriting yang bagus, kamu harus mengetahui dulu beberapa aspek seperti desain gambar, penulisan, jenis font, beserta ukuran font.

Dan berikut ini adalah langkah-langkah agar kamu bisa membuat copywriting yang baik dan menarik.

Tips Membuat Copywriting yang Menarik dan Berkonversi tinggi:

Membuat Headline yang Menarik

Koran, Kertas, Tajuk Utama, Brown
Headline

Pertama kamu harus membuat headline yang menarik dan mampu membuat orang penasaran. Jika headline sudah menarik, masyarakat akan merasa tertarik karena penasaran dengan apa yang kamu bicarakan lebih lanjut.

Dengan begitu, mereka akan terus melanjutkan membaca artikel atau promosi kamu dalam bentuk apapun. Akan tetapi buatlah headline yang sesuai dengan isi pembahasan artikel yang akan dibuat.

Headline yang menarik akan merangsang orang untuk meneruskan bacaan sampai selesai. Jika mengikuti hukum pareto, ada 8 dari 10 orang yang hanya membaca headlinenya, dan hanya 2 orang yang akan langsung membaca isinya.

Untuk itu, buatlah headline yang menarik dan membuat orang membaca produk atau jasa yang kamu tawarkan. Ada 3 trik untuk membuat headline yang menarik dan membuat orang penasaran:

1. Menawarkan Manfaat Lebih

Membuat orang seolah-olah ingin membeli manfaat lebih yang ditawarkan, bukan produk atau jasa. Jadi, tambahkan keunggulan-keunggulan lain dalam penjualan. Misalnya, “Ingin berat badan Anda turun 5 kg dalam 7 hari”, tambahkan juga keuntungan lain seperti menawarkan uang jutaan rupiah sebagai nilai plusnya.

2. Meningkatkan Konsekuensi yang Ditanggung

Misalnya pada saat kamu menjual produk jas hujan, gunakan headline yang mengingatkan konsumen akan konsekuensi. Contoh Yakin nih, jas hujan yang kamu pakai anti badai? Percuma dong kalau tipis gak bakal awet kena air tiap hari. Nanti ganti lagi, beli lagi.”

3. Menciptakan Urgensi

Jangan biarkan orang menunda pembeliannya. Caranya adalah dengan menawarkan diskon berbatas waktu atau berbatas kuota.

Misalnya, “Dapatkan segera sepatu branded diskon 50% untuk 10 orang pertama.”

Lakukan Riset

Lim, Informasi Laboratorium
Riset

Selanjutnya buatlah risetterlebih dahulu sebelum menentukan strategi apa yang cocok untuk bisnis kamu.

Dengan riset kamu akan dapat menentukan siapa, pekerjaan, usia hingga domisili yang dapat membantu menentukan strategi copywriting yang tepat.

Kamu akan lebih mudah menentukan untuk menggunakan bahasa seperti apa serta topik bahasan apa yang harung digunakan.

Selain itu kamu juga harus memikirkan bagaimana cara agar produk tersebut dapat terjual. Dan yang paling penting adalah faktor-faktor yang harus dikembangkan dengan strategi, yaitu produknya sendiri, konsumen, pasar, dan cara penyampaiannya.

Membuat Copywriting yang Tepat Sasaran

Anak Panah, Target, Bullseye, Sasaran
Membuat copywriting yang tept sasaran

Membuat copywriting yang tepat sasaran. Perlu diketahui bahwa copywriting yang digunakan untuk iklandi televisi berbeda sengancopywriting yang digunakan untuk iklan di website. Begitu juga iklan di media sosial juga berbeda dengan iklan yang ada di koran.

Beberapa kelompok usia akan berpengaruh pada kebiasaan serta media informasi yang biasanya mereka gunakan. Remaja hingga dewasa berusia 30-an akan sering menggunakan media sosial dibanding membaca koran atau tabloid.

Jadi, kamu harus dapat menentukan siapa audiense dan apakah jenis copywriting yang sesuai dengan audiense tersebut.

Memberikan Informasi yang Spesifik

Pengusaha, Rencana, Kualitas, Strategi
Informasi yang spesifik

Berikan informasi yang spesifik. Memberikan informasi yang umum merupakan hal yang biasa. Akan tetapi dengan menunjukan data maupun angka akan membuat konsumen semakin percaya.

Sehingga secara tidak langsung, dengan cara demikian kamu bisa membantu konsumen atau pembeli dalam mencapai target mereka.

Jadi, kamu harus memahami dan mengerti produk yang dijual beserta manfaatnya, untuk apa, keunggulannya, dan juga tonjolkan manfaat produk dalam bahasa iklan. Selain itu, hindari manfaat palsu atau berbohong.

Demikian ulasan mengenai beberapa cara membuat copywriting yang menarik dan berkonversi tinggi yang harus kamu ketahui dan praktekan.

Dengan mengetahui cara yang tepat dalam membuat copywriting yang menarik, tentu copywriting akan meningkatkan konversi penjualan pada bisnis yang sedang dijalankan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.